Media dan Politik: Sikap Pers terhadap Pemerintahan Koalisi di Indonesia

Sampul Depan
Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2014 - 284 halaman
On relations between press and coalition government established after the 2009 election in Indonesia.
 

Halaman terpilih

Isi

Bagian 1
1
Bagian 2
32
Bagian 3
42
Bagian 4
43
Bagian 5
61
Bagian 6
82
Bagian 7
136
Bagian 8
175
Bagian 11
181
Bagian 12
189
Bagian 13
197
Bagian 14
198
Bagian 15
206
Bagian 16
207
Bagian 17
240
Bagian 18
241

Bagian 9
177
Bagian 10
180
Bagian 19
242
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2014)

 Salvatore Simarmata, lahir 11 Mei 1980. Saat ini sebagai dosen dan peneliti, Prodi Komunikasi, Unika Atma Jaya, Jakarta. Pendidikan S1 ditempuh di FISIP, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta, dalam bidang Communication Science; S2 di Universitas Gadjah Mada, dengan bidang Media and Communication Studies.

Selain melakukan beberapa penelitian, ia juga menulis dalam beberapa buku dan artikel jurnal, antara lain “Televisi sebagai Ruang Publik di Indonesia: Mungkinkah?” dalam Widodo, Yohanes. Quo Vadis Televisi? Yogyakarta: Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta (2010); “Menegakkan Jurnalisme Etis dalam Pemberitaan Kasus Terorisme.” Jurnal InterAct, vol. 2, No. 2, November 2013; “Media sebagai Oposisi Institusional,” dalam Zubair, Agustina (ed.), Potret Media dalam Politik Indonesia. Jakarta: Universitas Mercu Buana & ASPIKOM, hlm. 121-140 (2014).

Artikel opininya, antara lain: Presidential Debate: Talking to the people (The Jakarta Post, 11 Juni 2014), PDI-P and the Unavoidable Coalition (The Jakarta Post, 12 April 2014), Caleg dalam Demokrasi Terbelenggu (Kompas Sore, 27 Februari 2014), Discriminatory education and violence (The Jakarta Post, 2008).

Informasi bibliografi