Perempuan-Perempuan PesantrenPerempuan-Perempuan Pesantren adalah kumpulan cerita pendek yang berisi beberapa cerita tentang perempuan-perempuan di pesantren. Ada berbagai warna, rasa, suasana, cita dan duka. Yang seringkali tidak terungkap di permukaan, apalagi terbaca di khalayak umum. Karena ada sekat yang melindungi dan menyembunyikan mereka beserta resah dan kedukaannya di balik pintu Ndalem Pesantren. |
Common terms and phrases
abah abahmu abahnya Abduh akhirnya anaknya arah bagian bahkan baju bata bawah pohon sawo berada berdiri bersama Boleh bukannya bulik buncis bungsunya cinta Cirebon cucu cukup dadanya dapur datang dekat depan dirinya duduk dulu entah gadis garasi hati ibu kandungnya ibu mertua ibunya istri istrinya jadi janda jauh jelas jemuran kak Bad kamar mandi kamu kang Piul kapster salon kayu langgar kemarin kematian Lim Kenapa kompleks pesantren kopyah kota kecil Kyai Bad lainnya laki lelaki pertamanya lelakinya malam mata matanya mbak mbakyu memang Mengantar merasakan mesin cuci Meski mobil mungkin musholla ndalem Lun ndalem pesantren Padahal paling pasti perempuan pergi perlahan pernah pernikahan pintu pondok pulang punya Rahayu ruang makan saat sandal jepit santri sarung sebenarnya sedikit seharusnya sekolah selalu semakin sembari sering sesuatu setidaknya sinetron suaminya suara sulungnya sumur sungai Surabaya tahu terjadi tetap tinggal umi Lun wajah yatim yatimnya


