Artistik (seri hybrid paradox)Di era modern yang penuh kontradiksi, seni menjadi medan negosiasi antara tradisi dan inovasi, antara identitas lokal dan arus global, serta antara ekspresi personal dan kepentingan kolektif. Konsep hybrid paradox—yang mengangkat ketegangan antara elemen-elemen yang tampaknya berlawanan—menjadi landasan dalam memahami bagaimana seni bertransformasi dan beradaptasi di tengah perubahan zaman. Buku ini mengeksplorasi bagaimana seni tidak hanya berfungsi sebagai refleksi sosial, tetapi juga sebagai kekuatan transformatif yang membentuk identitas, merespons globalisasi, serta menjadi alat aktivisme dalam berbagai konteks kultural. Dengan pendekatan multidisiplin, Hybrid Paradox menggali perjalanan seni dari akar tradisionalnya hingga interaksinya dengan media digital, perubahan estetika, dan tantangan di era global. Dian Nafiatul Awaliyah, seorang akademisi, seniman, dan aktivis budaya, membawa perspektif unik dalam buku ini dengan menggabungkan pengalaman pribadinya, hasil penelitian, serta pengamatannya terhadap dunia seni dan budaya kontemporer. Melalui tulisan yang reflektif dan analitis, ia mengajak pembaca untuk melihat seni sebagai ruang dinamis yang terus berkembang—bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai alat perubahan sosial yang penuh makna. Buku ini ditujukan bagi akademisi, seniman, peneliti budaya, dan siapa saja yang tertarik memahami seni dalam persimpangan tradisi dan globalisasi. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang hybrid paradox, pembaca diajak untuk merayakan kompleksitas seni sebagai cerminan dunia yang terus bergerak dan berkembang. |


