Rahasia Nama dan Sifat Al Qur’an, Volume 1

Front Cover
PT. Rayyana Komunikasindo - Religion - 280 pages

Al Qur’an selain sebagai kitab pedoman hidup dan kehidupan umat manusia dan rujukan pertama dan utama umat Islam, ia adalah mukjizat kenabian pamungkas dan bukti abadi kebenaran Islam dan ajarannya yang universal. Tiada sebuah kitab di muka bumi ini yang lebih berhak mendapat perhatian dari kaum Muslim selain dari Al Qur’an. Kaum Muslim berkewajiban memberikan perhatian yang serius terhadap Al Qur’an dengan beragam bentuk perhatian, dari mulai mempelajari huruf-hurufnya agar dapat dengan fasih melantunkan ayat-ayat sucinya, memahami terjemahannya sebagai langkah awal dan batas minimal pengenalan terhadap kandungannya hingga mendalami tafsir dan isyarat-isyarat yang tersurat dan tersirat di balik keagungan makna setiap ayatnya.


Tentu tidaklah cukup bagi kaum Muslim hanya menghormati secara formalitas mushhaf-mushhaf dengan menghiasnya dan/atau menghiasi rumah-rumah mereka dengannya. Al Qur’an harus dihormati, dimuliakan, dibaca, dipelajari, ditelaah dan dikaji, dikupas makna-makna yang dalam di balik ayat-ayatnya dan diamalkan serta diperkenalkan kepada umat manusia dan juga harus diperjuangkan ide-ide mulia yang diajarkan olehnya.


Dalam membangkitkan semangat kaum Muslim untuk berlomba-lomba mempelajari Al Qur’an, banyak cara ditempuh oleh Rasulullah saw.-selain keagungan Al Qur’an itu sendiri. Di antaranya, dengan menampakkan perhatian yang luar biasa besarnya terhadap Al Qur’an baik dalam level pembacaan, penghafalan, maupun pengamalan. Dalam perjalanannya, beragam bahasan telah disimpulkan para ulama baik klasik maupun kontemporer dari ayat-ayat Al Qur’an. Hal itu dapat kita saksikan dari banyaknya ragam kajian yang dikemukakan oleh, misalnya, Az Zarkasyi (W: 794 H) dalam Al Burhān-nya, di mana ia merangkum di dalamnya empat puluh ragam bahasan. Demikian pula halnya dengan Jalaluddin As Suyuthi (W: 911 H) dalam Al Itqān-nya, beliau merangkum sebanyak delapan puluh ragam bahasan dalam kitab tersebut.


Begitu juga dengan metodologi tafsir. Para ulama dan pakar Al Qur’an telah mengembangkan metodologi tafsir guna mempermudah pencapaian kesimpulan yang utuh dan akurat dan agar pesan yang disampaikan Al Qur’an lebih mudah dipahami. Salah satu yang mungkin dapat membantu mengenali kebesaran dan keagungan Al Qur’an serta memahami peran dan fungsinya adalah dengan mengenal nama dan sifat yang ditetapkan untuk Al Qur’an.


Namun sayang, sepanjang pengetahuan penulis, belum ada buku yang khusus mengupas rahasia di balik nama-nama dan sifat-sifat Al Qur’an itu yang ditulis dalam bahasa Indonesia, baik terjemahan maupun karya tulis. Melihat kenyataan demikian, dan terdorong oleh keinginan untuk memperkenalkan rahasia di balik nama-nama dan sifat-sifat Al Qur’an itu, buku ini hadir dengan harapan dapat mengisi kekosongan itu.

 

What people are saying - Write a review

We haven't found any reviews in the usual places.

Selected pages

Contents

NamaNama Al Quran dan Munāsabahnya
35
NamaNama dan SifatSifat Al Quran
37
Munāsabah
38
Al Quran
39
Al Kitāb
43
Al Furqān
47
Adz Dzikr
49
SifatSifat Al Quran
55
Al Ghaib
144
Mauidhah
159
Hudan
170
Al Wahyu
188
Ajab
192
Al Arabiy
204
Aliy
208
Al Aziz
209

Busyrā Berita Gembira
56
Bashāir
57
Balāgh
59
Bayyinah
61
Mubīn
63
Tafshīl
65
Qawlun Fashlun
68
Al Hadīts
70
Ahsanul Hadīts
71
Mutasyābih
73
Matsāni
74
Al Haq
76
Al Hakīm
80
Rahmah
84
Rūh
88
Syifā
93
Shuhuf
102
Mukarramah
109
Ash Shidq
116
Muhaimin
123
Al Qaul
135
Ghaira Dzi Iwajin
212
Al Qayyim
214
Al Karīm
217
Al Mubārak
233
Al Majīd
235
Mahfūdz
237
An Nadzīr
242
NamaNama Surah Al Quran
245
Sebab Penamaan
246
Jumlah Surah Al Quran
247
Penyusunan SurahSurah Al Quran
248
NamaNama SurahSurah Al Quran
249
Surah Al Baqarah Sapi Betina
257
Surah Al Maidah Hidangan
258
Surah An Nahl Lebah
259
Surah Thaha
260
Surah azZumar
261
Surah Al Hasyr
262
Surah Amma
263
Daftar Pustaka
265
Copyright

Common terms and phrases

About the author

Ali Zainal Abidin al Habsyi, lahir di Gresik, Jawa Timur pada 6 Pebruari 1966 M. Setelah menamatkan jenjang pendidikan Sekolah Dasar di Madrasah Malik Ibrahim di kota kelahirannya, penulis melanjutkan pendidikan agama di Pesantren Islan YAPI, Bangil tahun 1982-1988, selanjutnya menjadi tenaga pengajar di almamaternya hingga saat ini.

 

Penulis aktif menulis buku agama dengan beragam tema, seperti; Tafsir Al Quran, Kritik Hadis, Sejarah, Akhlak Islami dll. Buku pertama yang ia tulis berjudul Tafsir Nur Tsaqalain. Selanjutnya judul lainnya, Bayarlah Upah Nabi Muhammad Saw., Benarkah Nabi Muhammad Pernah Tersihir,  Revolusi Akhlak - Membangun Diri Menuju Sukses, Agar Tak Sia-sia Bacaan Al Quran Anda dan masih banyak judul lainnya

Bibliographic information