Ringsek: Sekumpulan Naskah TeaterDalam dunia teater kontemporer di Bali—bahkan Indonesia—Nanoq da Kansas bukan sekadar seniman, melainkan juga seorang pejuang teater. Bersama Teater Kene pada dekade 1980-an, serta Bali Eksperimental Teater (BET) sejak dekade 1990-an, Nanoq menggerakkan estetika teaternya yang cukup unik dari Jembrana, sebuah kabupaten di ujung barat Bali, yang—secara sentimen kultural—sering dianggap sebagai “bukan Bali”. Bersama BET pula, hingga kini, Nanoq bukan hanya mencipta dan mengembangkan karya-karya teaternya, melainkan juga melahirkan dan menumbuhkan persona-persona muda pegiat teater kontemporer Bali. Tujuh naskah teater karyanya dalam buku ini—“Ringsek”, “Min”, “Tuberpakakilu”, “Marilah Kita Terus Tersenyum”, “Fragmen Sebuah Halte”, “Rezim”, dan “Grubug”—sangat sahih untuk diposisikan sebagai salah satu penanda penting bagi sejarah dan kecenderungan estetis teater kontemporer di Bali sejak 1980-an hingga kini. Naskah-naskah teaternya sering kali berupa oplosan tekstual. Dengan teropong individual, terutama pada masa awal kepenulisannya, Nanoq mengoplos bahasa dari “masyarakat udik” serta cara pandang khas mereka terhadap lingkungan dan narasi sosiopolitik yang melingkupi mereka. |
Common terms and phrases
28 September Aduh Anda anjay arah penonton bajingan Bali baliho begitu benda-benda beras berbagai berhenti berlari bernyanyi berteriak bingung boleh boneka bayi cucu Kakek cukup datang depan difoto dipompa duduk Gadis Golput Grubug Halah halte hamil Hansip ikan asin insektisida jadi jagung Jangan jaring Jembrana jujur kafe kalian kamu kardus-kardus karya Nanoq Keduanya kejauhan Kenapa Kepala Parno ketakutan tidak mampu kujur tubuhku kursi laki-laki Lalat bangkai lantai layar lelaki Lumayan Mahasiswi makan meja membuatku gugup Menarik tali karung menemukan mayat mikrolet Mungkin Nanoq da Kansas naskah teater Ndak apa-apa Ndak sempat Ndak tahu ngan nggak Nina bobo orang-orangan sawah Pak Guru panggung Parno ndak Parno sakit Pemain Gitar Akustik Pemuda pemulung Pengapling perempuan pernikahan pertunjukan Pesta plastik posyandu Presiden psssttt berkat punya Ringsek saat saling Sambil sampah sebuah SESEORANG setiap spatula suara tadi tangan yang gila Teater Kene televisi tempe terus tetap tiba-tiba Yeee YouTube


