Aku-Aktor: Konsep, Metode dan Proses Keaktoran di YogyakartaIbed Surgana Yuga Semacam panggung bagi para aktor teater (di dan luar) Jogja, buku ini berbicara dan berbagi tentang konsep, metode, serta proses keaktoran mereka melalui tulisan. Keberadaan kritik dan publikasi tentang teater di berbagai media, yang sangat jarang membahas sisi keaktoran, mesti diimbangi dengan publikasi catatan-catatan yang ditulis oleh para aktor sendiri. Adalah urgen bagi aktor untuk mengungkapkan, mendefinisikan sekaligus mengarsipkan konsep, metode serta proses keaktorannya dalam bentuk tulisan. Kerja penulisan semacam yang dilakukan para aktor dalam buku ini adalah sangat penting keberadaannya di tengah proses produksi pengetahuan dunia teater di Indonesia yang cenderung tersendat-sendat. Buku ini memuat catatan-catatan keaktoran dari 26 aktor. |
Common terms and phrases
28 Desember adegan akting aku-aktor aku-diri aku-laku alat bantu dengar Anggana Apangsingik Bacok Bagong Kussudiardja bahkan belajar Bengkel Teater bentuk berbagai berbeda berlatih bermain bersama berteater boleh breakdance Broer cara cerita dangdut datang Dedy dialog difabel netra ekspresi emosi Endgame energi Forum Aktor Yogyakarta Foto gerak gerakan Helen Hayes hingga improvisasi jadi Jogja Kalanari Theatre Movement kali Kamto Kapai-Kapai karakter karya keaktorannya kelompok teater kesadaran keseharian ketubuhan Komunitas konsep koreografi kostum Kota Makassar lakon Margi Wuta Mbah Prapto melakukan melalui membaca membuat memiliki menemukan mengenai menyanyi merasa monolog mungkin napas naskah panggung pantomim Papermoon pemain pementasan pengalaman penonton pentas penting peran permainan pernah pernapasan pertunjukan properti proses keaktoran punya puppeteer raga Raminten Cabaret Show rentenir ruang Ryuzanji Company saat salah Samuel Beckett Sanjaya sebuah semacam sering setiap Stemka sutradara teater boneka Teater Dinasti Teater Garasi tema teman-teman Tuli terjadi terlibat tokoh tubuh tubuhku tunarungu vokal workshop


