Sejarah Perlawanan Terhadap Imperialisme dan Kolonialisme di Daerah Bali

Front Cover

 Buku ini membahas tentang kesejarahan perihal sejarah perlawanan terhadap imperialisme dan kolonialisme di berbagai wilayah di negara kita. Perlawanan-perlawanan pada masa kerajaan-kerajaan di Bali menentang kolonialisme Belanda di dalam masyarakat di Bali memang lebih dikenal dengan istilah perang, di samping itu kita dapatkan juga istilah-istilah lain di dalam Babad, seperti uwug, rusak, rereg. Sebagai contoh: Uwug: Gaguritan uwug Payangan; rusak: Gaguritan rusak Buleleng; rereg: Rereg Gianyar. Ketiga istilah tersebut di samping mengandung arti perang, tetapi lebih menekankan pada pengertian kehancuran atau kekalahan (perang) dari suatu kerajaan. Kata perang itu sendiri di dalam bahasa Bali memang berarti perlawanan antara kerajaan atau negara yang satu dengan kerajaan atau negara lainnya.

 

What people are saying - Write a review

We haven't found any reviews in the usual places.

Contents

SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL KEBUDAYAAN
1
PERLAWANAN RAKYAT BULELENG
9
PERLAWANAN RAKYAT JAGARAGA
34
BAB TV PERLAwANAN RAKYAT KUSAMBA
52
PUPUTAN KLUNGKUNG 1 14
114
SEBABSEBAB MELETUSNYA PERLA
123
E AKIBATAKIBAT PERLAWANAN
139
B PENYERBUAN TANGSI POLISI NICA DI
147
KESIMPULAN
161
DAFTAR INFORMASI
184
LAMPIRANLAMPIRAN
194
Tableau Des Officier Expeditionnaires en 1849
205
Surat J B T Konig kepada I Gusti Ngurah Rai
212
PetaPeta
218

Other editions - View all

Common terms and phrases

Bibliographic information